Jumat, 26 September 2025

Neon Gen Eva Arnaz

Menurut Buya HAMKA, falsafah hidup yang sejati adalah hidup yang memiliki tujuan jelas, yakni mencari ridha Allah dengan beribadah, beramal saleh, dan memberi manfaat kepada sesama. Hidup harus dijalani secara seimbang antara urusan dunia dan akhirat, tanpa meninggalkan salah satunya. Manusia diberi kebebasan oleh Allah untuk memilih jalan hidup, tetapi kebebasan itu harus diiringi dengan tanggung jawab moral terhadap diri, masyarakat, dan Tuhannya. Segala amal hendaknya dilandasi keikhlasan dan kejujuran, sebab tanpa keduanya hidup akan kehilangan nilai. Nilai sejati seseorang bukan terletak pada harta atau kedudukannya, melainkan pada seberapa besar manfaat yang ia berikan kepada orang lain. Dalam menghadapi cobaan, kesabaran, keteguhan hati, serta rasa syukur harus menjadi pegangan. Dan yang paling penting, HAMKA menegaskan bahwa cinta adalah inti kehidupan—cinta kepada Allah, sesama manusia, dan alam semesta—sebagai energi yang membuat hidup penuh makna dan bernilai.


https://youtu.be/N01b-zw1Z9A?si=8YW1sKTV-Mrnb1ER