Jumat, 26 Agustus 2011

UNREGISTERED_LIAR

Veni Vidi Vici. Dengan perasaan bangga yang tak terperi, gw kabarkan bahwa gw lulus mata kuliah perbaikan Matematika Dasar. Prediksi Nicholas Syahroni bin Marpu'ah (baca: orang katrok) ternyata salah besar. Semula gw mengira akan mendapat, setidak-tidaknya dan semaksimal-maksimalnya,  nilai C- tercetak di Kartu Hasil Studi semester. Secara, nilai Ujian Tengah Semester gw hanya dapat 30 (D), hehehehhhe... . Gw malah dapat B, B! Ya... B, cuy!!! Ternyata kalo gw berusaha dan belajar dengan sungguh-sungguh, gw kagak bodo-bodo amat.
*Keterangan: gw dapat nilai B secara kolektif, karena dosennya telat masukin nilai ke portal kampus. huahahahahah.... (PAk, Pak... ♥♥♥ ai lep yu, Pak! ♥♥♥)

Nilai apapun di perkuliahan udah pernah semua gw rasakan. Maap-maap nih yak... Bukan maksud gw bwt sombong, dari nilai paling tenggi ampe nilai paling kampret sekampret-kampretnya kampret telah gw capai secara sensasional. Fufufufufufu.... Pernah dapat nilai A??? Usahlah kau tanya lagi.... ibaratnya bagai hujan turun di NTB bulan April-Juni. Nilai B? Cincay asoy.... . Nilai C???? Bertaburan bagai bintang-bintang di langit. Huahahahahhhaaa... D, E???? Bagai kerbau dicucuk pantatnya, yang bermakna: Tak ada gading yang tak retak, tak ada tuyul yang tak botak.*gw juga kagak ngarti maksudnya apaan, bro [:P]



Sekarang, marilah dukung Nicholas Syahroni dengan cara SMS, ketik REG_UHUY kirim ke 6969 sebagai bentuk partisipasi Saudara ikut memotivasi Nicholas agar fokus dan lancar dalam pengerjaan proposal penelitian > seminar > penelitian > seminar > ujian komprehensif > wisuda > kembali ke kampung > melamar kerja jadi mantri sunat/guru ngaji/pegawai kantor camat bagian disuruh-suruh bwt foto copy/juru ketik di kantor kabupaten/artis organ tunggal/juru adzan mushalla atau apapun profesi yang menyejahterakan orang > menikahi Mariana Renata binti Syaiful --> punya anak banyak yang ganteng kayak bapaknya ato seksi kayak emaknya > mencalonkan diri menjadi wali kota --> gagal jadi wali kota > mengembara ke luar negeri > buka warung nasi di California --> bangkrut > bergabung menjadi anggota gangster di New York --> tak berapa lama kemudian diangkat menjadi bos mafia.  

Wuiiiih...Kereeen....

---

People becomes alay, norak, n' katrok when they are fallin' in love. 
YES... we are!

---

Di bulan Ramadhan tahun ini gw melaksanakan seminar proposal penelitian. Berdiri di depan audiens di ruang seminar mempresentasikan slide proposal membikin lutut gemetar, perut bertalu-talu bagaikan bedug takbiran, peluh bercucur-cucuran dari ketek gw, bro. Rasain dah luuu...

Lima orang penguji yang duduk di depan gw saat seminar itu bergelar doktor, orang-orang pintar, ahli dan berkompeten di bidangnya masing-masing. Sedangkan yang berdiri di depan mereka adalah seorang pemuda berumur 22 tahun yang mengoceh tak tentu. Asal bicara tanpa referensi di seminar itu hanya akan membuat malu. Kentara sekali gw tertekan bathinnya.

Berbekal keyakinan kepada Allah SWT dan doa ibu-bapak di kampung serta motivasi dari bayangan jus alpukat "Berkat Yakin", gw mendapati nilai lulus tertera di berita acara seminar. Alhamdulillah... . Tak sia-sia malam sebelumnya gw makan tempe + susu kedele.

Kamis, 16 Juni 2011

Lunar Eclipse Syndroma

Di TV sekarang lagi ada iklan produk mie Indomie: Berbagi Cerita Indomie dari konsumen. Iklannya seh standar. Gw bikin versi parodi dari iklan itu:

AKU DAN INDOMIE
(ini ceritaku, apa ceritamu?)


  • Dulu, waktu banjir Bapak lebih memilih menyelamatkan kardus Indomie dari pada menyelamatkan aku. [:( ] . Ini ceritaku, apa ceritamu ...? #nggaklahdingbecandainihmah
  • Dulu waktu aku ikutan lomba panjat pinang, pas di atas temenku narik kardus Indomie daripada ngambil radio/handphone. Ngeselin banget!!! Ini ceritaku, apa ceritamu?
  • Dulu aku selalu makan Indomie di warung depan, tapi ngutang. Sekarang warungnya udah tutup karena bangkrut. Ini ceritaku, apa ceritamu???
  • Waktu aku masih duduk di bangku SMP, aku selalu dibangunkan Subuh untuk belajar, tapi suatu hari aku lupa pasang alarm sehingga telat ke sekolah, lalu Papa menyiramku dengan kuah Indomie."Panassshhh...Panashhh..."  [:( ] . Ini ceritaku, apa ceritamu? #nggaklahdingbecandainihmah
  • Dulu, ketika aku mandi di sungai di belakang kost ku, tiba-tiba ada anak kecil usil yang ngambil celanaku. Lalu aku liat kardus INdomie bekas, ya udah... langsung aku jadiin celana bwt sementara. Itu ceritaku, apa ceritamu????
  • Dari dulu nilaiku selalu jelek, bahkan aku sudah belajar mati-matian ampe jungkir balik. Tapi, Mama selalu menyemangatiku sambil kita makan Indomie bersama. Sampai suatu hari, nilaiku jeblok sekali hingga aku hampir tidak naik kelas. Dan Mama berkata: "Sana loe jadi tukang INDOMIE keliling aje!". Itu ceritaku. Bagaimana ceritamu? #nggaklahdingbecandainihmah
  • Dulu waktu temanku bikin Indomie, aku suka iseng campurin kuahnya pake lada. Keisenganku makin parah. Terakhir, aku campur kuahnya pake Baygon, lalu dia kejang-kejang dengan sukses. Apa ceritamu? #nggaklahdingbecandainihmah
  • Dulu aku suka banget makan Indomie, tapi sekarang aku lebih suka ngumpulin kardus Indomie. Lumayan buat nambah penghasilan...hhheheheh. Ini Ceritaku, Apa Ceritamu?

INDOMIE Seleraku...

---

Kesuksesan bisa diraih karena usaha.
Usaha ada karena kemauan.
Kemauan tercipta karena ada cita-cita.
Cita-cita berasal dari mimpi.
Mimpi ada karena tidur...
Tidur ada karena mengantuk.
Ngantuk ada karena banyak makan.
Banyak makan mengakibatkan gendut.
Karena itulah orang yang gendut adalah orang yang sukses!

--> Mari sukseskan Program Pembentukan Badan Atletis a.k.a penggemukan badan.

Jumat, 15 April 2011

SUPER WOOFER (to get her & together ever)

Ini cerita tentang saudara angkat gw. Namanya Alejamaoelaj (baca: Ale-ya-ma-u-lay). Anaknya sok asik, kagak gaul, jalannya cepat kayak orang lagi dikejar debt collector, dan punya cacat dalam berkomunikasi. Semasa kecil ia bercita-cita pengen jadi gubernur lalu berambisi menjadi pemain sepak bola profesional, gitaris grup band rock, kekasih terhebat di universitas, dan lain-lain.

Setelah lulus kuliah, dan kebetulan sedang putus cinta, ia memutuskan untuk merantau ke Australia. Mencari kerja di sana, ia menganggap itu kesempatan emas sebelum nantinya menikah, meniti karier, membina keluarga, seperti orang pada umumnya.

Namun, kehidupan menemukan kejernihan dan kebahagiaannya sendiri setelah ia berada di hutan suku Aborigin, Australia, dan menempa diri dibawah bimbingan kepala suku (alm) Xing Qui Ciew Ah, master bumerang internasional, sosok yang sangat berpengaruh dan mentor bagi generasi ahli-ahli bumerang dunia.

Di negeri yang sangat asing itu, ia kerap makan ikan busuk, bergulat dengan udara panas dan lembab, menahan serangan nyamuk. Alejamaoelaj, saudara gw itu, terus berlatih. Akunya, semakin ia ditempa semakin ia senang dan bersemangat. Tampaknya ia mengalihkan diri.

Waktu berselang, Alejamaoelaj mulai bosan pada Australia. Dia berpikir untuk menjamah Asia, berkelana ke Jepang, dari utara Hokkaido sampai ujung selatan gunung Sakurajima, Kagoshima atau Okinawa. Dikumpulkannya uang dari hasil kerja part-time di toko kelontong MakuDonaredu (MacDonalds). Alejamaoelaj siap merambah Jepang.

Di Jepang, si kurus nekad itu baru tahu rasa. Salahnya sendiri datang ke Jepang pada musim panas. Namanya musim panas memang panas sepanas namanya. Alejamaoelaj, saudara gw itu, lantas dehidrasi nyaris menghadap Illahi lalu dibawa warga Jepang ke penampungan sosial.

Rupanya cerita orang asing yang hampir mati di Jepang itu cepat menyebar. Dan media massa yang seperti biasa selalu menghiperbolakan cerita membuat Alejamaoelaj terkenal. Dia yang mula-mula berniat hanya ingin melancong malah naik pamornya karena sekarat di negeri orang.

Sekarang, saudara angkat gw itu berlagak. Tidak mau pulang kampung. Berhembus kabar, dia sudah mapan di negeri rantau, punya rumah, mobil mewah, beristri perempuan manis berhidung mancung --- nanti beranak pasti mirip Takeshi Kashiwabara, katanya --- dan konon dia sedang mengerjakan doctoral program  untuk mendapat gelar PhD.


Jelas dia bersikeras melupakan masa lalu dan ingin terus maju.


HIDUP MAJU!!!!


-----------------------------___________

13 Januari 2006

Hai mai pren! Kenalkan nama saya Alejamaoelaj bin Muhammad Nuh.

Jadi gini, saya kenal dengan bang Nicholas waktu saya ikutan casting pilem "Kuntilanak Beranak". Waktu itu bang Nicholas blom terkenal kayak sekarang, yah... dia masih jadi figuran di pilem itu, kalo gak salah, jadi figuran papan penutup liang lahat! Ya, ya... saya ingat banget, waktu itu bang Nicholas disuruh asisten sutradara buat terlentang di kuburan trus ditimbun tanah, ampe dia megap-megap. HUahaaahahahahaha.... kasihan bang Nicholas, kasian, kasian.

Berhubung bang Nicholas pada saat itu pingsan kehabisan nafas, saya disuruh asisten sutradara bwt kasih nafas buatan. BUJUG BUNENG.......... . Saya diancam kagak lolos casting kalo nolak. Terpaksa dah saya lakukan. Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih. Bang Nicholas langsung sadar pas mulut saya mau saya sosor ke mulutnya dia. Fuihhhhh... Selamet dah.

Ternyata, bang Nicholas Syahroni orangnya cool busyet. Dia cerita tentang kariernya di pentas perpileman Indonesyah. Awal kariernya membintangi pilem Sang Pencari Nafkah (1995) jadi cameo, trus serial tipi Anakku Bukan Anakmu Gitu loh (1997) sebagai stuntman, Impian Chabellita (2001) sebagai pengisi suara Fulgosso (tokoh anjing Chihuahua), sampai yang terakhir jadi figuran di senetron kejar tayang. Dan ternyatanya lagi, kami sekampung, sekelurahan, kagak se-RT.


Lalu saya ceritakan tentang riwayat diri saya ke bang Nicholas. Saya datang ke Djakarta ini dengan berjalan kaki dan menumpang ama truk angkut barang. Tidur pun menumpang di dalam bedug mesjid. Saya sangat berharap nasib saya bisa berubah di rantau orang.


Namun, tujuan saya yang sebenarnya bukan hanya itu. Tujuan yang paling utama adalah saya ingin bertemu Oom Haji Rhoma Irama, meminta tanda tangan dan dengan sukarela agar diberi satu koleksi gitarnya. Tanda tangannya untuk ibu saya, gitarnya untuk bapak saya.

Saya ikut dengan bang Nicholas, bekerja magang jadi asistennya sambil berkuliah. Tawaran maen pilem sepi, dan saya yang dipersalahkan akibat sepinya lowongan maen pilem ini. Saya sangat sayang dengan bang Nicholas, saya terima saja pelampiasan amarahnya, walau di dalam hati saya mengumpat: "Hey YOU!!!! Emang loe nyang kagak laku jadi aktor! Tampang loe kagak menjual, tampang gak jelas kayak ramalan cuaca gitu malah pede banget pengen ngetop!  DAsar Kambing turik , donosaurus, berkali-kali ditolak cewek! What a f*%k off (Apaan kawin mati) !!!"

Akhirnya, setelah lulus kuliah saya putuskan berhenti bekerja pada aktor tidak laku itu. Saya ingin mencari suasana baru. Tidak akan pernah saya lupa pengalaman selama bersama dengannya. Terutama nasehat-nasehat bang Nicholas yang langsung kena di hati: "Jangan biarkan orang lain merenggut kebahagiaanmu dengan membuatmu marah, sedih, kecewa. Jangan bersedih! Karena kamu hanya bersedih sendirian. Terima dengan keikhlasan yang tulus dan bergembiralah! Selalu ingat untuk memandang tinggi ke bintang, bukan melihat ke bawah. Coba untuk mencerna apa yang kamu lihat dan tentang apa yang membuat semesta ada. Selalu penasaran!!! Jika kamu mau dan kamu mampu maka kamu pasti bisa. Dan betapapun sulit kehidupan, selalu ada sesuatu yang bisa dilakukan dan sukses."


Terima kasih untuk persaudaraan selama ini dan seterusnya, Bang! Do'akan saya selamat di negeri manapun saya berada yak!?


Adikmu yang tampan, 
xxx
 Alejamaoelaj
------------------------------------------------_______

Mimpi.

Senin, 14 Maret 2011

One Step to become a Legend

@ ordo isoptera
________________________________________
 ___________________________
 ________________________________________
@ mahasiswa rada sarap, kagak punya kerjaan lain, orang terpukul banget jiwanya (kagak makan 3 hari di KSI) sedang ambil sampel penelitian.
 ___________________________
@ orang (sok) cool (padahal sepenuh tenaga sedang nahan pengen kentut)
 ___________________________
@ orang sedang liatin Emak-Emak mandi di kali  :P
________________________________________


 ____________________________

*kagak nyambung, MEn!
 ________________________________________

Rabu, 23 Februari 2011

TUHAN bersama mahasiswa tingkat akhir... (You had better believe)

Otak gw kayaknya emang tertakdirkan TIDAK TERMODIFIKASI bwt menyerap ilmu logika matematika! Hal ini disebabkan karena gw susah payah jungkir balik memahami pelajaran eksakta hitung-menghitung. Busyeeet... Rumit minta ampun!

Menjadi mahasiswa paling senior di kelas paling junior (angkatan '10) merupakan salah satu bentuk penyiksaan batin paling menyiksa, setidaknya bwt gw. Ya, yeah... gw mengambil mata kuliah tahun pertama dalam rangka peningkatan nilai menjadi lebih baik (perbaikan nilai mata kuliah). Khu khu khu... heheheh... Walo gw paling senior di kelas, tapi tampang gw menyiratkan kharisma yang masih muda, buktinya gw malah dikira mahasiswa angkatan tahun '09! HAhahahahaha..... tapi tak berlangsung lama kejumawaan itu, karena di kolom absensi kuliah nama dan nomor buku pokok gw dengan jelas tertera: Nicholas Syahroni (memang nama sebenarnya) ---- angkatan 2007! Tatapan menghina langsung diberikan kepada gw. Bertubi-tubi.

Dan menghina mahasiswa tingkat akhir merupakan salah satu dari tiga macam kekhilafan manusia terbesar yang akibatnya harus diterima saat itu juga; setingkat di bawah mengganggu macan tidur dan nyolong sandal di masjid pas Jum'atan. Akibat menyuguhkan tatapan menghina kecerdasan gw, sang mahasiswa bau kencur yang belum tahu betapa kejamnya kehidupan kampus itu gw grepe-grepein, gw hajar dengan siksaan fisik maupun batin, trus dia minta pulang kampung, mengadu ke emaknya. (Dasar anak Afternoon yesterday! [anak kemaren sore.RED]. Haaah.... Cemen banget tu bocah!!!!)

Menurut Gardner (2010), setidaknya ada 7 macam kecerdasan manusia yang sudah diketahui, yaitu: kecerdasan logika-matematika, kecerdasan kinestetika (seperti yang diperlihatkan banyak atlet cemerlang), kecerdasan spatial (cakap memahami ruang), kecerdasan linguistik, kecerdasan menjalin hubungan interpersonal (simpatik), kecerdasan memahami diri sendiri (intrapersonal), dan kecerdasan musikal. Sementara itu, tidak satupun kriteria dari tipe-tipe kecerdasan manusia yang gw punyai. Bahkan jika gw mendaftar sekalipun kepada Gardner, memohon meminta dibuka satu kriteria tipe kecerdasan, yaitu: kecerdasan memanjat pohon, gw pasti ditolak! DISKUALIFIKASI.

Sungguh demikian, yakin dan percayalah Tuhan YME selalu bersama mahasiswa tingkat akhir. PEACE!


Salam dang dut!

---



________________________________________________________----------

Selasa, 22 Februari 2011

Primary Priority and Powerfull

Aku terpekur setelah mencium kain sarung milik bapak yang sengaja ibu berikan padaku. Bau laki-laki yang menjadi penghadir atas diriku dan tiga orang adik merasuk ke hidung, ah... bau minyak rambut Brisk khas dirinya masih saja tersimpan. Ternyata sangat melelahkan harus ku hadapi kenyataan bahwa aku belum terbiasa dengan keadaan seperti ini, selalu terasa sesak di rongga dada. Sepertinya, ada sesuatu yang belum keluar secara lepas.

Dengarlah bapak dan ibu, aku, anakmu akan menerobos rintang hambatan, mencapai puncak yang belum kalian taklukkan! Bahwa aku akan sekolah setinggi-tingginya, menyibak ilmu yang belum ku tahu. Bukan hanya untuk meninggikan derajatku, tetapi juga untuk derajat orang tuaku. 

Aku berjanji pada bapak dan ibuku.

Setelah mencium wangi dari kain sarung milik bapak sekali lagi, timbul perasaan betapa aku sangat menyayangi kedua orang itu. Dua orang yang sangat aku kasihi. Orang tua kandungku.

Kamis, 06 Januari 2011

Corvus Otus Acridotheres [Rasanya... kayak dicubit Gorilla]

Dahulu, guru agama gw pernah bilang bahwa pertemuan dengan seseorang sesungguhnya adalah pertalian nasib. Orang tidak hanya bertemu begitu saja, namun ada sesuatu hal dibaliknya. Maka dari itu, umat Islam dianjurkan  untuk berkelana ke banyak tempat dan bertemu banyak orang agar nasibnya berubah. Pertemuan dan perpisahan adalah rahasia Tuhan.

Gw pahami setelahnya, beruntunglah gw karena pernah bertemu dan mengenal seseorang yang telah ikut mengubah gw menjadi orang yang lebih confidence; dari orang udik primordial menjadi orang yang tidak terlalu udik. Hehehe...

Sejujur enam dikali enam sama dengan tiga puluh enam, gw bersyukur karena ternyata ada cewek yang naksir (menaruh hati) pada gw. Yeah... maksud gw, menilik penampilan dan keadaan yang udah kayak orang kena malnutrisi n' bertampang menyedihkan seperti ini, gw kagak menyangka masih ada juga cewek yang khilaf. HahahaHAHHH...

Begitulah, dihinggapi asmara dan sampai di situ saja romansa gw dengan perempuan semlohay beibeh itu khatam. Hanya sebentar. Paling tidak, selama bersama dengannya gw pernah merasa menjadi orang yang ganteng. 

Mengutip kata-kata dari om Haji Rhoma Irama:"Cinta... tidak bisa pakai logika. Jika terasa, hantam saja!". Dan tak lupa gw tambahkan dengan:"TER...LA..LU....."

Salam Dang Dut.