Jangan pernah menderita sakit gigi saat 3 hari Lebaran.
Raya tahun ini merupakan hari Idul Fitri tercerah yang pernah gw rasakan. Panas dan terang. Mantap! Cuman satu hal yang gak memantapkannya: gw sakit gigi, geraham depan kanan sepih. Situasi bgini membwt sakit ati sedikit lebih baik daripada harus sakit gigi!
Rasa sakitnya itu menghentak-hentak. Tak putus. Baru bisa berhenti jika gw sudah menelan Acetaminophen dari puyer Bintang Toedjoe.
Geraham yang berlubang itu dulu pernah abses dan terus mengeluarkan sedikit gas. Gas itulah nyang ngebuat Edo (mai brada) saban hari muntah kuning. Hahaha... . Sekarang, setiap kali makan gw perlu menyumpal gigi yang berlubang itu dengan kapas segede upil agar sisa makanan kagak masuk.
Gigi gw, kata dokter, unik. Dua geraham akhir paling belakang berperilaku menyimpang, tidak patuh azas tumbuh. Geraham itu miring meninju geraham di depannya. Istilah kedokterannya, gigi gw kena lower impacted wisdom tooth.
Demi menghormati karunia gigi primitif ini, gw sekuat tenaga berkeliling kota mencari praktek dokter gigi yang buka saat suasana Lebaran masih bereuforia (13/9).
N. B: Kakek gw masuk RS; keluarga besar pada ngumpul. Okelah kalo bgituh...
---
Bila kau ingin mendapatkan kebahagiaan dalam satu jam, tidurlah. Bila kau ingin mendapatkan kebahagiaan dalam satu hari, pergilah memancing ikan. Bila kau ingin mendapatkan kebahagiaan dalam setahun, banyaklah berdo'a kepada Allah SWT. Dan apabila kau ingin mendapatkan kebahagiaan dalam hidupmu, maka tolonglah orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar