Tampilkan postingan dengan label Lagi DAMN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lagi DAMN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 November 2014

We sold what you thought we did not


"As a kid, I was top of my class. Not because I liked studying, but because I realized that an education was my best shot at getting out" --- Sles GN'R (1962- ...)
 

Surat dari Alejamaoelaj ---rupanya dia tidak ingin bertemu muka dengan aku, awas!---  tertanggal hari kesebelas bulan ini telah aku terima. Memasuki minggu kedua November, hawa terasa dingin dan banyak hujan. Basah. Burung manyar telah selesai membuat sarang. Buah Manggis mulai masak. Tidak biasanya memang, karena aku dan Alejamaoelaj seringkali saling berpacu memanjat batang manggis pada saat-saat seperti sekarang. Aku rindu padanya.
 



_______________________________________                    
11 November , 05.04 A.M GMT + 7 (Bangkok, Jakarta, Hanoi)

Assalamualaikum, bang Bojes.

Saya berteman dengan abang, telah mengaku bersaudara dengan abang karena saya tahu abang adalah teman yang akan mengajak saya menuju jalan kebaikan. Saya berkumpul, bergaul, dan bertanya hal-hal yang belum saya tahu pada abang. Melalui surat elektronik ini saya layangkan kabar bahwa adikmu ini baik-baik saja di rantau. Sengaja saya tak beritahu abang perihal alamat rumah saya sekarang karena saya khawatir abang akan mampir sesekali.

Di rantau ini, bang, sering sekali saya menyimak berita-berita dari kampung halaman. Saya juga tak lupa memantau karier abang yang lambat menanjak. Bang, di rantau sini, saya temukan orang yang rasanya pernah saya temui dulu, di Lauful Mahfudz. Seorang wanita yang mau menerima saya sebagai lelaki udik yang saya sendiri pun tidak bisa membasuh-basuhnya. Tekun sekali saya memperhatikannya. Saya
I’m in love, bang…I’m in love.


Saya beritahu, bang! Sejak kecil saya bercita-cita tinggi ingin membahagiakan keluarga. Saya menyambung kuliah. Saya cari beasiswa sampai setengah mati. Belajar sampai jungkir balik, dan akhirnya saya mendapat beasiswa dari pemerintah provinsi untuk melanjutkan sekolah ke jenjang strata 2. Saya sadar apa yang telah saya alami selama ini bukanlah saya sebagai diri saya. Beasiswa itu menawarkan semacam vantage point, sebuah kesempatan yang mungkin didapat oleh orang yang selalu mengembangkan dirinya sendiri. Alhamdulillah, ini berkat doa-doa nan panjang dari orangtua saya. Ibu dan Bapak adalah dua insan yang paling saya sayangi di muka bumi.

[Screenshoot SMS]

 
         Pesan pendek elektronik/SMS di saat Ayah mengirim uang


 

Bagaimana kabar, abang? ---(seharusnya inilah yang pertama dahulu harus kamu sampaikan, Lay!!!)--- Semoga abang Bojes baik-baik saja dan sehat wal ‘afiat. Aamiin. Bang, sekian dulu saya menulis surat ini. Saya mesti cepat-cepat kembali ke pasar, sekarang tampaknya giliran saya yang menjaga kios ikan. Wassalam.

_____________________________________



Bagi si Dungu, perjalanan panjang menuju ke atas dimulai dari penyadaran kekurangan dirinya. Sudahlah keluar banyak biaya kuliah, jatuh tempo lulus terlambat, prestasi kuliah tidak ada, pun setelah lulus bekerja membantu-bantu Bapak. Tapi biarpun begitu, semangat untuk merubah diri tidak pernah padam. 

Kamis, 06 September 2012

TUHAN, Engkau selalu bersama mahasiswa tingkat akhir.

Kami, teman sama-sama kena ESQ, teman sama-sama mendaftar kuliah, teman sama-sama makan, teman sama-sama manjek btang karambie, teman sama-sama cari bahan praktikum, teman sama-sama jadi kudo pelajang bukik, teman sama-sama kagak boleh masup praktikum, teman sama-sama nonton bola bareng di kampus (kasus pembajakan ruang seminar), teman sama-sama seteres karena blom sempat bikin tugas praktikum (dan akhirnya sukses kagak masup lagi praktikumnya), teman sama-sama bikin surat penangguhan pembiayaan SPP, teman sama-sama bikin tenda lapangan dan angkat-angkat barang KL, teman sama-sama terluka karena cinta (mamaga durian condong, hehehe), teman sama-sama makan durian hutan, teman sama-sama berhujan-hujan makan Popmie di hutan, teman sama-sama maen gitar di kampus, teman sama-sama kena semprot dosen, teman sama-sama nungguin dosen, teman sama-sama nongkrong di halte bus kampus, teman sama-sama tidur di lab, teman sama-sama pergokin orang pacaran di kampus malam-malam (berkolaborasi dengan bang satpam kampus), teman sama-sama penelitian, teman sama-sama maen futsal, teman sama-sama ikut penelitian proyek dosen, teman sama-sama perbaikan bahan skripsi, teman sama-sama duel maen PS (bravo Bercelana!), teman sama-sama lari-larian ngejar bus kampus, teman sama-sama pasang antena tipi di atap kampus (thanx Tokek, Cebong, Tupay: kalian adalah lebih hebat daripada supermen, kalian adalah supermario-brooot), teman sama-sama masang kamera trap, teman sama-sama berpeluh-peluh di hutan dan haus setengah mampus karena GPS lagi ngadat, teman sama-sama ngetik laporan kuliah lapangan bareng (kasus Pengantaran Laporan KL jam 00.00 WIB), teman sama-sama kerja sambilan, teman sama-sama mengulang kuliah, teman sama-sama nonton konser PADI di Lanud Tabing (oooh, cewe sintal itu masih berbekas di hatiku, hahahah…), teman sama-sama mengungsi (korban gempa, wkwkwkwkkkw), teman sama-sama makan nasi goreng uda Gagah simpang Malintang (homo!!!), teman sama-sama kena tilang polisi yang mirip Narji CAGUR, teman sama-sama berbagi sleeping bag dan terpaksa tidur meringkuk di bak belakang mobil pick-up milik jurusan, teman sama-sama putar-putar keliling kampus naik bus (asyik… besok-besok coba lagi ah),; teman sama-sama katrok (kasus buang kentut di dalam lift gedung rektorat dan berfoto sambil duduk di eskalator mall), teman yang sama-sama selalu bersama.

Tapi, tidak sama wisudanya.

Kami, para “cecunguk-cecunguk” ini, akhirnya berhak menyandang gelar yang prestisius, sangat kami dambakan selang 4 tahun (atau mungkin 5 tahun yang lalu) berkelana menuntut ilmu di universitas. Kata “wisuda” tiada lagi menjadi kata yang sangar, angker, atau angkuh. Ia telah menjelma menjadi kata yang madu. 

Next, BERKELANA part two!

 ____________________________________________________________

Langsung aja deh nih, cuy. Berdasarkan pengamatan (dan pengalamn) gw selama 5 tahun, gw bisa menarik kesimpulan bahwa rata-rata mahasiswa perantau kalo udah tanggal tua alias bokek-cekak pasti akan menunjukkan aktifitas makan yang hampir sama bahkan gak ada bedanya.

Nih coy, makanan yang biasanya jadi favorit (gw) mereka , cekiprooooot!

Hari pertama kebokekan masih bisa ke sini:



---> ke warteg/ampera 7000

Hari ketiga tetap ke warung tapi cuman beli ini nih:

---> mie Indomie rasa Kari Ayam (de best foodt op de worltttt)



stok udah abis terus bongkar-bongkar kardus, ehk, gak taunya nemu ginian, ya udah sikat aja! Lumayan bwt makan malem ini, siapa tau besok kiriman datang.


---> ikan asin (the best food op de bockek day)

Hari kelima kantong mulai mintak napkah, lantas mutusin bikin ini:

---> dadar telor

Kiriman dari kampung kagak kunjung datang, perut udah "nendang-nendang",  opsi terakhir ya ini dah:



---> nasi putih + penyedap rasa "RO*CO" (malang bener dah nasip elu...).

Bangun pagi-pagi karena ada kelas pagi sambil mikirin napkah hari inih, ehk, gak taunya ada ginian, lumayan bwt ganjal perut meskipun air teh dengan sedikit gula (karbohidrat):

 ---> teh celup panas

Abis kuliah ada panggilan masuk, tulisan di display HP-nya "#Ibu calling" langsung sumringah, ditelpon nyokap,"Nak, nanti tolong cek ke ATM, uang sudah dikirim untuk bulan ini". tanpa pikir panjang makan siang langsung ini:


JRENG JEEENG JREEENG!!!


K*C
___________________

wkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwk....

Sumber gambar: - http://i5.photobucket.com/albums/y156/familjendettmer/, - http://4.bp.blogspot.com/-zwEA4w72yZA/T9Nkt6W-n-I/AAAAAAAACC4/p4jzC3vEfrk/s1600/Royco.jpg, - http://teknikdiet.com/wp-content/uploads/2012/03/nasiputih.jpg, - http://asri78.files.wordpress.com/2009/09/telur-dadar-warteg.jpg, - http://livingyourpassion.files.wordpress.com/2009/08/kfc-bucket-of-chicken.gif?w=600, - http://i4.photobucket.com/albums/y114/babymeong/IkanAsin.jpg, - www.blogger.com/blogger.g?blogID=7383005524116435047#editor/target=post;postID=4765435628029609700

Jumat, 26 Agustus 2011

UNREGISTERED_LIAR

Veni Vidi Vici. Dengan perasaan bangga yang tak terperi, gw kabarkan bahwa gw lulus mata kuliah perbaikan Matematika Dasar. Prediksi Nicholas Syahroni bin Marpu'ah (baca: orang katrok) ternyata salah besar. Semula gw mengira akan mendapat, setidak-tidaknya dan semaksimal-maksimalnya,  nilai C- tercetak di Kartu Hasil Studi semester. Secara, nilai Ujian Tengah Semester gw hanya dapat 30 (D), hehehehhhe... . Gw malah dapat B, B! Ya... B, cuy!!! Ternyata kalo gw berusaha dan belajar dengan sungguh-sungguh, gw kagak bodo-bodo amat.
*Keterangan: gw dapat nilai B secara kolektif, karena dosennya telat masukin nilai ke portal kampus. huahahahahah.... (PAk, Pak... ♥♥♥ ai lep yu, Pak! ♥♥♥)

Nilai apapun di perkuliahan udah pernah semua gw rasakan. Maap-maap nih yak... Bukan maksud gw bwt sombong, dari nilai paling tenggi ampe nilai paling kampret sekampret-kampretnya kampret telah gw capai secara sensasional. Fufufufufufu.... Pernah dapat nilai A??? Usahlah kau tanya lagi.... ibaratnya bagai hujan turun di NTB bulan April-Juni. Nilai B? Cincay asoy.... . Nilai C???? Bertaburan bagai bintang-bintang di langit. Huahahahahhhaaa... D, E???? Bagai kerbau dicucuk pantatnya, yang bermakna: Tak ada gading yang tak retak, tak ada tuyul yang tak botak.*gw juga kagak ngarti maksudnya apaan, bro [:P]



Sekarang, marilah dukung Nicholas Syahroni dengan cara SMS, ketik REG_UHUY kirim ke 6969 sebagai bentuk partisipasi Saudara ikut memotivasi Nicholas agar fokus dan lancar dalam pengerjaan proposal penelitian > seminar > penelitian > seminar > ujian komprehensif > wisuda > kembali ke kampung > melamar kerja jadi mantri sunat/guru ngaji/pegawai kantor camat bagian disuruh-suruh bwt foto copy/juru ketik di kantor kabupaten/artis organ tunggal/juru adzan mushalla atau apapun profesi yang menyejahterakan orang > menikahi Mariana Renata binti Syaiful --> punya anak banyak yang ganteng kayak bapaknya ato seksi kayak emaknya > mencalonkan diri menjadi wali kota --> gagal jadi wali kota > mengembara ke luar negeri > buka warung nasi di California --> bangkrut > bergabung menjadi anggota gangster di New York --> tak berapa lama kemudian diangkat menjadi bos mafia.  

Wuiiiih...Kereeen....

---

People becomes alay, norak, n' katrok when they are fallin' in love. 
YES... we are!

---

Di bulan Ramadhan tahun ini gw melaksanakan seminar proposal penelitian. Berdiri di depan audiens di ruang seminar mempresentasikan slide proposal membikin lutut gemetar, perut bertalu-talu bagaikan bedug takbiran, peluh bercucur-cucuran dari ketek gw, bro. Rasain dah luuu...

Lima orang penguji yang duduk di depan gw saat seminar itu bergelar doktor, orang-orang pintar, ahli dan berkompeten di bidangnya masing-masing. Sedangkan yang berdiri di depan mereka adalah seorang pemuda berumur 22 tahun yang mengoceh tak tentu. Asal bicara tanpa referensi di seminar itu hanya akan membuat malu. Kentara sekali gw tertekan bathinnya.

Berbekal keyakinan kepada Allah SWT dan doa ibu-bapak di kampung serta motivasi dari bayangan jus alpukat "Berkat Yakin", gw mendapati nilai lulus tertera di berita acara seminar. Alhamdulillah... . Tak sia-sia malam sebelumnya gw makan tempe + susu kedele.

Rabu, 23 Februari 2011

TUHAN bersama mahasiswa tingkat akhir... (You had better believe)

Otak gw kayaknya emang tertakdirkan TIDAK TERMODIFIKASI bwt menyerap ilmu logika matematika! Hal ini disebabkan karena gw susah payah jungkir balik memahami pelajaran eksakta hitung-menghitung. Busyeeet... Rumit minta ampun!

Menjadi mahasiswa paling senior di kelas paling junior (angkatan '10) merupakan salah satu bentuk penyiksaan batin paling menyiksa, setidaknya bwt gw. Ya, yeah... gw mengambil mata kuliah tahun pertama dalam rangka peningkatan nilai menjadi lebih baik (perbaikan nilai mata kuliah). Khu khu khu... heheheh... Walo gw paling senior di kelas, tapi tampang gw menyiratkan kharisma yang masih muda, buktinya gw malah dikira mahasiswa angkatan tahun '09! HAhahahahaha..... tapi tak berlangsung lama kejumawaan itu, karena di kolom absensi kuliah nama dan nomor buku pokok gw dengan jelas tertera: Nicholas Syahroni (memang nama sebenarnya) ---- angkatan 2007! Tatapan menghina langsung diberikan kepada gw. Bertubi-tubi.

Dan menghina mahasiswa tingkat akhir merupakan salah satu dari tiga macam kekhilafan manusia terbesar yang akibatnya harus diterima saat itu juga; setingkat di bawah mengganggu macan tidur dan nyolong sandal di masjid pas Jum'atan. Akibat menyuguhkan tatapan menghina kecerdasan gw, sang mahasiswa bau kencur yang belum tahu betapa kejamnya kehidupan kampus itu gw grepe-grepein, gw hajar dengan siksaan fisik maupun batin, trus dia minta pulang kampung, mengadu ke emaknya. (Dasar anak Afternoon yesterday! [anak kemaren sore.RED]. Haaah.... Cemen banget tu bocah!!!!)

Menurut Gardner (2010), setidaknya ada 7 macam kecerdasan manusia yang sudah diketahui, yaitu: kecerdasan logika-matematika, kecerdasan kinestetika (seperti yang diperlihatkan banyak atlet cemerlang), kecerdasan spatial (cakap memahami ruang), kecerdasan linguistik, kecerdasan menjalin hubungan interpersonal (simpatik), kecerdasan memahami diri sendiri (intrapersonal), dan kecerdasan musikal. Sementara itu, tidak satupun kriteria dari tipe-tipe kecerdasan manusia yang gw punyai. Bahkan jika gw mendaftar sekalipun kepada Gardner, memohon meminta dibuka satu kriteria tipe kecerdasan, yaitu: kecerdasan memanjat pohon, gw pasti ditolak! DISKUALIFIKASI.

Sungguh demikian, yakin dan percayalah Tuhan YME selalu bersama mahasiswa tingkat akhir. PEACE!


Salam dang dut!

---



________________________________________________________----------

Rabu, 15 September 2010

STAVOL, matsunaga star

Jangan pernah menderita sakit gigi saat 3 hari Lebaran.

Raya tahun ini merupakan hari Idul Fitri tercerah yang pernah gw rasakan. Panas dan terang. Mantap! Cuman satu hal yang gak memantapkannya: gw sakit gigi, geraham depan kanan sepih. Situasi bgini membwt sakit ati sedikit lebih baik daripada harus sakit gigi!

Rasa sakitnya itu menghentak-hentak. Tak putus. Baru bisa berhenti jika gw sudah menelan Acetaminophen dari puyer Bintang Toedjoe.

Geraham yang berlubang itu dulu pernah abses dan terus mengeluarkan sedikit gas. Gas itulah nyang ngebuat Edo (mai brada) saban hari muntah kuning. Hahaha... . Sekarang, setiap kali makan gw perlu menyumpal gigi yang berlubang itu dengan kapas segede upil agar sisa makanan kagak masuk.

Gigi gw, kata dokter, unik. Dua geraham akhir paling belakang berperilaku menyimpang, tidak patuh azas tumbuh. Geraham itu miring meninju geraham di depannya. Istilah kedokterannya, gigi gw kena lower impacted wisdom tooth.

Demi menghormati karunia gigi primitif ini, gw sekuat tenaga berkeliling kota mencari praktek dokter gigi yang buka saat suasana Lebaran masih bereuforia (13/9).

N. B: Kakek gw masuk RS; keluarga besar pada ngumpul. Okelah kalo bgituh...

---

Bila kau ingin mendapatkan kebahagiaan dalam satu jam, tidurlah. Bila kau ingin mendapatkan kebahagiaan dalam satu hari, pergilah memancing ikan. Bila kau ingin mendapatkan kebahagiaan dalam setahun, banyaklah berdo'a kepada Allah SWT. Dan apabila kau ingin mendapatkan kebahagiaan dalam hidupmu, maka tolonglah orang lain.

Kamis, 20 Mei 2010

Ketika Cinta Beristighfar

Pernah suatu ketika, gw nungguin bus kampus sambil duduk di halte. Di depan gw lagi ada abang tukang mie pangsit keliling yang nitip gerobak pangsitnya ke gw (abangnya mo buang air bentar). Gak berapa lama ada 2 orang anak SMP yang nyamperin gw. "Bang, pangsitnya bungkusin 2. Sambalnya dipisah ya, Bang!?". Ngomongnya jelas-jelas ke gw. Anjirrrrrr.... Dikata gw tukang pangsit apa yak???? Mana orang-orang di halte ngetawain gw lagi!!!! Gw shock banget.

Gw bener-bener kagak terima dibegituin. Emang sih tampang gw waktu ntu menunjang: pake baju kaos, sandal jepit EIGER, celana jins, kpala botak cepak (maklum, masih zaman OSPEK kuliah) ditambah pula tampang gw kayak tukang somay. Langsung aja gw cabut dari sana. Tengsin, bro!

---

Kamis, 29 April 2010

Efek Placebo

Kepadatan aktivitas bisa bikin manusia jenuh, bosan, loyo, letoy, letih, lesu, lemah, lunglai, litak, dan capek disertai ngantuk. Padahal kerjaan gak seberapa, atau memang gak ada kerjaan. Ambil contoh kasus: mahasiswa bernama Nicholas Syahroni a.k.a gw. Sampel kasus: kuliah gw di kampus yang bikin ampir mampus! Saya menjalani kegiatan monoton dan membosankan.

Di kampus, kegiatan gw selain kuliah n' praktikum palingan gw nangkring di UPT Perpustakaan Pusat yang memang selama kuliah gw tongkrongin. Baca-baca koran di ruang majalah/jurnal ilmiah/karya tulis. Pemandangan lepas penjuru kota Padang tampak jelas di lantai 3 gedung UPT. Koran-koran yang gw baca kebanyakan udah expired 3-10 hari. Tapi beritanya masih hangat. Mumpung gratis sekalian nambah wawasan Jek!

 @photo: kota Padang dilihat dari gedung lantai 3 UPT Perpustakaan Pusat

Kamis (29/4) gw baca koran di UPT sambil nungguin jam kuliah berikutnya (jam 15.50 WIB). Usai ngulik Republika, gw pindah ke meja baca berpartisi di ruang umum. Bentar lagi adzan Ashar, shalat terus caow ke gedung C 2.1, pikir gw. Tidur-tiduran ayam dulu ah.

Tak lama gw tertidur. Terus tertidur. Tetap tidur. Ampe petugas kebersihan Perpus jagain gw tidur.

Maghrib telah menjelang ketika Emak-emak petugas cleaning service ngebangunin gw (_thanx Mak!_). Bekas tempelan tas yang gw jadiin bantal masih ada nempel di pipi. Gw menjadi satu-satunya mahasiswa yang paling akhir keluar dari Perpus pusat hari itu.

Akhir-akhir ini gw gak lepas dari perkara malas n' pengen tidur mulu. Giliran gw-nya mo rajin, ada aja yang ngehalangin. Gw pengen menjalani jalan yang lurus Men! Sumpah!

Kayaknya gw perlu obat peningkat kinerja otak, semacam ekstrak Gingko biloba bwt menerangkan mata n' pikiran yang mulai gak konek. Gw sering melakukan hal-hal konyol dan bodoh (terus seperti biasa).

#Pesan moral:
1. Makanlah makanan bergizi, kaya zat besi (Fe) dan olahraga pagi.

2. Cari pacar yang setia bwt jagain tidur di pagi hari

3. Cuci kaki dan berdoa sebelum tidur.

Rabu, 10 Februari 2010

Thanks for the GEN!

E. Dan gw (terpaksa) harus terima. Nilai hasil study semester gw untuk mata kuliah Genetika dapet E. Gw bilang E, bukan A!

Kayaknya gw bakalan lama terdampar di kampus. Kemarin pas terima KRS (Kartu Rencana Studi), ketawa aja gw udah kayak orang stres! Hambar. Gw ketawa di luar, di dalam gw remuk. Kalo ibarat liga sepakbola, gw berada di zona degradasi.

Gw terlalu meremehkan Genetika sampe-sampe karena terlalu gw remehkan, baca buku bersampul kuning berjudul Modul Soal Genetika dan buku putih cabik lusuh berjudul Diktat Kuliah Genetika gw malas. Percuma. Gw kagak ngerti isi kuliah teorinya pas hadir kuliah. Karena itu gw selalu duduk di belakang, nyari kesempatan bwt tidur bentar.hehehe Black Community. Error.

---
i'm at Kerinci now. Kerinci masih sering mati listrik. Sehari giliran mati listrik jalur ke rumah gw, sehari lagi mati jalur listrik ke rumah nenek gw (_ah...gimana nih!? Katanya, udah kotamadya! Kok masih sering mati lampu?... Kagak keren, broooo_). Dan, masih sama. Gw melewatkan hari dengan berbengong ria, ngeliatin orang-orang pada jalan di depan sambil 'menjaga' perusahaan a.k.a toko.

Black in News - Hot NEWS: 'Burung'-nya si Edo [my little brada] udah sembuh. Liburan sekolah kemaren dia bersunat (khitan). Semoga 'burung' si Edo dapat menunaikan tugas sebaik-baiknya (!?).

Selasa, 28 April 2009

S.M.S (Save My Self)

Ada suatu kejadian dalam hidup gw yang bikin gw lebih bisa ngehargain hidup dan tahu tujuan hidup, bahwa hidup itu patut diperjuangkan dan hidup harus dihadapi dengan senyuman! Autoblackthrough.

...
Doeloe, ketika jaman gw SMA, gw sering hang out di malam hari n' pulang dini hari (pas siaran sepakbola mancanegara disiarin) ama temen-temen gank gw (Black Community)! Kerjaannya: kumpulin duit rame-rame trus beli gorengan n' duduk2 di tepi lapangan sepakbola, Ngerokok, dan banyak lagi kerjaan laen yang gak bermutu. Intinya, pengalihan pada hal-hal tertentu daripada pening mikirin UAN yang kian tahun jadi tambah berat angka nilai kelulusannya!

Gw udah dinasehatin ama ortu, tapi gw anggap angin lalu aja! Perlahan gw berubah... . Ortu gw udah kesal karena gw sering pulang larut malam, tetangga-tetangga sekitaran rumah udah pada ngadu ke ortu gw. Dikirain gw maling kali, suka jalan-jalan malam hari! (_padahal obsesi gw 'kan jd BATMAN!_)

Gw sering kena marah, n' derita gw smakin bertambah dengan kena semprot pake kata2 yg keluar dari mulut ortu gw yang (apesnya) muncrat-muncrat! Untung gw inget peribahasa yg diajarin guru SD, ''Sedia payung sebelum kena hujan ( muncratan orangtua)''. Jadi, baju gw gak bakalan basah. hehehe(_jas kiding Mak, Pak_). Gw bosan kena marah trus tiap hari. Mujur aja duit jajan kagak dikurangin... slamet, slamet... .

Tapi akhirnya, uang jajan gw kena PHK juga. Sebabnya, gw membangkang ama Bapak pas disuruh bersihin WC (sorry Dad!). Gw tengsin Cuy! Wajah ganteng gw yg mirip ama Robert Pattinson gini (_yang mau ngambil kantong plastik bwt muntah, gw tungguin... Cepetan! Gw mo lanjutin cerita neh!_) masa' disuruh bersihin WC!

Gw kena usir dari rumah n' gw pun minggat!!!

JRENG! JRENG!!! (MUSIK thriller: ON)
(_N.B: gw minggatnya gak jauh-jauh amat, cukup ke rumah nenek gw_) hehehe [:P]

Mak yang sayang banget ama gw, secara karena mirip Robert Pattinson, akhirnya ngejemput gw ke rumah nenek (_ini ceritanya gw ngambek, ogah pulang ke rumah (gengsian, karena udah diusir)_). Ngebujuk pulang -back to home- pake alasan ujian semester n' UAN udah deket sgala lage!!! Jadi, biar full konsentrasi belajarnya, kata Mak. ya udah deh, gw nurut.

Gw pulang n' sebagai anak berbakti, gw minta maaf ama Bapak. Gw peluk-pelukan ama Bapak, kemudian jongkok bwt bersimpuh. Niatnya mau nyentuh kaki Bapak gw (minta restu) dan menyedekapkan tangan di dada, tapi keburu dicegah ama beliau. Hiks, hix, hiks... dramatis banget waktu ntu...(_tapi, kok kayak ending pilem India yak!???_). Gw sadar gw salah. Dan, gw konsen ke sekolah. Belajar keras bwt persiapan menghadapi ujian semester n' akhir nasional! Lulus dan sekarang kuliah...

# Pesan moral:
Ridho orangtua juga sama aja ama ridho Allah SWT n' tujuan hidup loe ntu harus berbakti kepada orangtua dan kepadaNya.

Satu lagi kejadian yang bikin gw merasa harus memperjuangkan hidup adalah ketika gw ampir mati tenggelam.

Kelas gw di SMA sering ngadain acara jalan-jalan bareng kalo lagi musim liburan semester datang.
Tempat wisata yang dipilih kali ini adalah ojek, ehk...objek wisata Air terjun Pancaro Rayo. Air terjun ini dipilih karena letaknya yang extreme, jauhan dikit ke dalam hutan juga karena sensasinya yang exotic. Air terjunnya menghempaskan angin yang bercampur tetesan air, saking kencangnya gelombang kejut air dari atas.

Gw yang rada gokil (_lebih tepatnya ceroboh, bodoh, idiot, moron, dungu, ele. Ayo sebutin lagi!!!_) mencoba berenang dari kaki air terjun, ikut-ikutan temen gw, si Riki, yg udah nyebur duluan n' selamat sampe ke tepi! Gw nyebur, tapi gak sepenuhnya selamat! Pusaran air sekitaran air terjun narik gw ke arah kaki air terjun, tepat ke arah hempasan air terjun! Gw megap-megap cari pijakan yang celakanya gak ada sama sekali!

Kepala gw timbul-tenggelam di permukaan air. Cari napas susah!!! Gw berusaha minta tolong. Tapi, damn it! Teman-teman gw yang nonton di tepian malah ngira gw pura-pura tenggelam. Secara, gaya gw udah kayak gaya Michael Phelps nyebur di kali! Ditambah lagi, menurut kesaksian mereka, gw tenggelam kayak orang lagi ketawa! Bukannya gw ditolongin, malah gw disorakin kayak orang lagi nonton topeng monyet (_emangnya gw Sarimin apa!???_).

Tenaga gw abis, semua jadi gelap waktu ntu. Di benak gw terbayang sudah wajah-wajah orang yang gw sayangin n' gw kebayang juga headline koran yang bakalan memuat berita tentang gw: ''ROBERT PATTINSON MATI TENGGELAM''.

Gara-gara struktur mulut gw yang monyong (_oke, okehhh!!! Gw akuin dah! Puas?_), mangap di air pun disangka lagi ketawa juga! Bang-sat! Berkat pertolongan temen-temen gw (yang durhaka sesaat waktu ntu): Andry, Andreo, Davin, Eki, Egi, Fadli, Joko, Ncaik, Pesa, Rafio, n' Riki, gw selamat.
Thanx Bro!

# Pesan moral:
Hidup itu indah. Wajar dan sangat patut diperjuangkan!