Rabu, 23 Februari 2011

TUHAN bersama mahasiswa tingkat akhir... (You had better believe)

Otak gw kayaknya emang tertakdirkan TIDAK TERMODIFIKASI bwt menyerap ilmu logika matematika! Hal ini disebabkan karena gw susah payah jungkir balik memahami pelajaran eksakta hitung-menghitung. Busyeeet... Rumit minta ampun!

Menjadi mahasiswa paling senior di kelas paling junior (angkatan '10) merupakan salah satu bentuk penyiksaan batin paling menyiksa, setidaknya bwt gw. Ya, yeah... gw mengambil mata kuliah tahun pertama dalam rangka peningkatan nilai menjadi lebih baik (perbaikan nilai mata kuliah). Khu khu khu... heheheh... Walo gw paling senior di kelas, tapi tampang gw menyiratkan kharisma yang masih muda, buktinya gw malah dikira mahasiswa angkatan tahun '09! HAhahahahaha..... tapi tak berlangsung lama kejumawaan itu, karena di kolom absensi kuliah nama dan nomor buku pokok gw dengan jelas tertera: Nicholas Syahroni (memang nama sebenarnya) ---- angkatan 2007! Tatapan menghina langsung diberikan kepada gw. Bertubi-tubi.

Dan menghina mahasiswa tingkat akhir merupakan salah satu dari tiga macam kekhilafan manusia terbesar yang akibatnya harus diterima saat itu juga; setingkat di bawah mengganggu macan tidur dan nyolong sandal di masjid pas Jum'atan. Akibat menyuguhkan tatapan menghina kecerdasan gw, sang mahasiswa bau kencur yang belum tahu betapa kejamnya kehidupan kampus itu gw grepe-grepein, gw hajar dengan siksaan fisik maupun batin, trus dia minta pulang kampung, mengadu ke emaknya. (Dasar anak Afternoon yesterday! [anak kemaren sore.RED]. Haaah.... Cemen banget tu bocah!!!!)

Menurut Gardner (2010), setidaknya ada 7 macam kecerdasan manusia yang sudah diketahui, yaitu: kecerdasan logika-matematika, kecerdasan kinestetika (seperti yang diperlihatkan banyak atlet cemerlang), kecerdasan spatial (cakap memahami ruang), kecerdasan linguistik, kecerdasan menjalin hubungan interpersonal (simpatik), kecerdasan memahami diri sendiri (intrapersonal), dan kecerdasan musikal. Sementara itu, tidak satupun kriteria dari tipe-tipe kecerdasan manusia yang gw punyai. Bahkan jika gw mendaftar sekalipun kepada Gardner, memohon meminta dibuka satu kriteria tipe kecerdasan, yaitu: kecerdasan memanjat pohon, gw pasti ditolak! DISKUALIFIKASI.

Sungguh demikian, yakin dan percayalah Tuhan YME selalu bersama mahasiswa tingkat akhir. PEACE!


Salam dang dut!

---



________________________________________________________----------

Tidak ada komentar: