Minggu, 03 Juli 2016

Borborygmus





NEVER FORGET the 3 TYPES of people in your life
1. those who HELP you in difficult times
2. those who LEAVE you in difficult times
3. those who PUT you in difficult times




---
Alejamaoelaj berusaha agar tidak terjangkit penyakit jiwa miskin. Karena ketika kemiskinan tidak lagi jadi gejala, maka sangat wajar ketika krisis datang ada lima status merah yang akan disandang. Pengangguran akan bertambah, kriminalitas akan meningkat, perceraian akan membuncah, Rumah Sakit Jiwa akan kelebihan kuota, dan jumlah orang yang bunuh diri akibat frustasi akan merangkak naik.


Persembahkan yang terbaik pada semuanya. 
Belajarlah untuk baik sangka pada semuanya. 
Selebihnya, pasrahkanlah semuanya pada Allah. 
Tak usah terlalu bangga ketika dipuja, tak usah terlalu sedih jika disia-siakan. 
Sebagaimana bulan muncul pada malam hari, matahari muncul siang hari. 
Matahari terbit pagi hari di arah timur dan tenggelam sore hari di arah barat. 
Semua ada waktu dan tempat secara bergiliran.  
Ingat! 
Siapa bersungguh-sungguh akan sukses!
-------------------------------------------------------------------------------------------










Kamis, 31 Desember 2015

Scoville, habanero, and I

Harga pangan dunia naik. Semua berawal pada 2011. Harga cabe ikut naik. Saya tertindas.

-----------------------------------------------------------------
Tentang Nicholas Syahroni (ditanyakan secara paksa) kepada Alejamaoelaj, Bojes Alaudin, dan dirinya sendiri.

"Kata orang, saya ini humoris. Padahal mungkin orang tidak tahu arti sebenarnya kata humoris itu. Terminologi 'humor' berasal dari bahasa Latin, yang artinya tidak ada kaitan sama sekali dengan masalah jenaka atau tertawa, tetapi sekadar bermakna cairan (liquid). Dari zaman Yunani kuno sampai Renaissance, ilmu fisiologi menganggap temperamen karakter manusia berkaitan dengan cairan (humor) yang ada dalam tubuh. Bila salah satu cairan berlebih maka terjadi ketidakseimbangan humor yang pada akhirnya akan mengakibatkan perilaku tidak sehat, alias gila, lalu disebut humoris. Makanya saya tidak mau disebut humoris." 
--- Nicholas Syahroni (1989 - ...)

---------------------------------------------------------------

Tentang Alejamaoelaj (ditanyakan secara dibawah ancaman) kepada Nicholas Syahroni: 

"Dimensinya bukanlah sekedar lucu dan serius, tetapi juga kreatif, cerdas, pemikir, dan bervisi ke depan. Dia memiliki kejelian kreatif untuk memotret kekonyolan perilaku orang." 
--- Nicholas Syahroni (1989 - ...) 

"Otak (di bawah) standar. Badan kecil. Tampang biasa. Berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja. Tapi dari kecil saya fokus ke satu hal: Saya harus sekolah setinggi-tingginya. Saya simpan tujuan itu dalam hati. Semua aktifitas arahnya kesana. Alhamdulillah, saya dulu bisa kuliah S-1 dan S-2, semuanya dengan beasiswa.

Bapak dan Ibu saya pernah berujar,"Teruslah termotivasi, nak". Motivasi adalah salah satu hal yang saya punya. Motivasi saya adalah keluarga. Saya ingin sekali membahagiakan mereka, meski belum tahu dengan cara apa, hehehe. Namun, sekarang, tampaknya saya perlu menumbuhkan kepercayaan diri terlebih dahulu sebelum memotivasi diri saya. Kepercayaan diri adalah juga salah satu yang saya punyai, itu menurut guru SD saya kelas 4. 

Lebih dari semua itu, terutama di masa kanak-kanak, saya menemukan kepercayaan diri sepenuhnya. Pada usia itu saya tidak bisa apa-apa menolak dijadikan peran antagonis dalam setiap lakon Power Rangers. Saya tak pernah masuk pilihan pertama atau kedua, atau ketiga. Selalu dipilih terakhir, dan tidak soal ikut grup ini atau grup itu. Kalau diajak main futsal, paling hanya sebagai penambah pemain yang pas-pasan. Bahkan dalam perkara mengadu layang-layang, saya tidak diperhitungkan. Bukan hanya tidak bisa menaikkan layang-layang, pun untuk menggulung benang bagi yang bertanding saya dianggap tidak becus. Mungkin dibayangan orang, saya masih dianggap belum bisa membuang ingus dengan benar. Tidak mengapa. "


--- Alejamaoelaj (1990- ...)

Saya tidak pernah berpikir dia akan mengingat semuanya. Saya senang dengan mengetahui bahwa bang Nicholas masih merindukan saya. Saya tidak ingin apapun darinya. Dia memiliki hati yang sangat besar. Itulah sebabnya dia berada di posisinya sekarang. 

Saya sendiri tidak memiliki keyakinan sebesar keyakinan Alejamaoelaj pada diri saya.

Saya menatap lekat matanya. Tiba-tiba Jepang rasanya dekat saja.

 


___________________________________


Daigo, Ibaraki Prefecture, Japan on autumn, October 2015

Please, believe it so! It's too good to explained, what a great taste! It is ayu fish



Fukuroda falls

Rokkakudo

Lichens

Autumn leaves

Why so serious?

Ibaraki University, Japan_October 2015





Hitachinaka Seaside Park, Japan






Jumat, 11 Desember 2015

Future asset

Ah, palingan dia juga tidak akan tahu. Ah, palingan dia juga tidak akan sadar. 

Dia tidak akan lihat. Dia tidak akan terpikir. Dia tidak perlu tahu.

Hanya perlu dia tahu. Perlu dia sadari. Perlu dia maklumi dan perlu dia pikirkan!


“Walau sampai 90 tahun lamanya nanti, bahkan sampai dihidupkan lagi, aku tetap ingin bersama dia.”


Minggu, 28 Juni 2015

The question whether we are alone or not in the universe has been answered

Sudah lama Alejamaoelaj tidak keluar dari kamar kos petak 3 x 3 meter-nya. Diajak bergitar, dia tidak mau. Diajak main koa, dia tak pandai. Alejamaoelaj, saudara yang sangat saya sayangi itu, rupanya sedang gundah. Hal biasa, karena memang sering dia menggundahi dirinya sendiri. Apa yang digundahinya itu (kali ini) adalah tentang memikirkan  cita-citanya, impiannya. Terlebih, bagaimana dia mencapai cita-citanya itu?

Di kamar Alejamaoelaj banyak terserak buku-buku dan majalah, ada pula catatan di kertas HVS A4, berisi analisa S.W.O.T dirinya.  Dulu, ketika SMP, ingin sekali dia menjadi gubernur. Lebih dari itu, sebenarnya cita-cita Alejamaoelaj adalah ingin menjadi presiden. Namun, dia tahu diri, dia hanya orang biasa. Jika tiba-tiba mencalonkan diri menjadi presiden, tentu orang-orang tidak tahu siapa dirinya? Apa sepak terjangnya? Menjadi gubernur adalah langkah awal bagi Alejamaoelaj untuk kemudian menjadi presiden Republik Indonesiah yang ke-11. Namun, ketika tahu bahwa jika ingin menjadi presiden harus mempunyai dana yang besar, niatnya itu diurungkan. Cukuplah dirinya menjadi gubernur, jika menjadi presiden, takut tidak balik modal, akunya. Selepas SMA, goes to be a governor hanyalah menjadi kenangan. Melihat banyak sekali ajang-ajang pencarian bakat, dicobanya pula ikut. Cita-citanya kini berganti ingin menjadi seorang idola! (Biarlah menjadi idola secara instan, biar!). Namun sayang, bahkan juri tidak mampu melihat bakat Alejamaoelaj. Lebih parah lagi, dia ditolak ikut audisi, lalu merana karena Haqqul yaqin dengan bakat bawaan menyanyi yang diwarisi dari ibunya. Apa yang salah dengan bakat Alejamaoelaj? Semua syarat menjadi idola ada! Tampan rupawan, suara oke, atletis, badan harum, apalagi? Rupanya ajang pencarian bakat yang diikuti Alejamaoelaj adalah Indonesian Udel, yaitu ajang pencarian pusar berbakat se-Indonesiah. Lepas dari ajang tidak jelas itu, dia berkuliah. Cita-citanya adalah ingin menjadi Hokage dan ingin membawa Sasuke pulang profesor.

Setelah lulus kuliah, Alejamaoelaj menetapkan cita-cita, yang sebenar-benar aspirasinya. Dia ingin menjalankan saja roda kehidupannya. Tak soal ingin jadi apa dan seperti apa. Asal dia bahagia dan orang-orang di sekitarnya juga ikut bahagia. Itu saja cukup baginya. Dia ingin bahagia dengan cara yang sederhana, misalnya yaitu dia ingin membuatkan kedai/rumah makan teruntuk ibunya. Di rumah makan impian Alejamaoelaj itu, segala macam masakan, resep masakan, bumbu masak, dan juru masak ---untuk juru masak, bolehlah didispensasikan--- adalah dari dan oleh ibu Alejamaoelaj sendiri. Bahkan jauh-jauh hari telah dipersiapkannya nama untuk rumah makan itu:

Rumah Makan "TERSERAH" (R.M TERSERAH)

Begitu unik namanya. Lantas kenapa diberinya nama "Rumah Makan TERSERAH"? Karena sudah tidak terhitung banyak orang yang ketika ditanya ingin makan dimana, jawabannya adalah terserah. Terserah adalah jawaban opsional dan umum. 

"Jadi, mau makan dimana kita?"

" Ya terserah."


 Rumah Makan Terserah. 

courtesy: www.humorterkini.wordpres.com

Jumat, 05 Juni 2015

Ganymede and Dione




the BERKAT YAQIN (foto: dokumen pribadi)




Pamflet yang menyiarkan akan diadakannya turnamen game PlayStation Pro Evolution Soccer  2013 (PES 2013) membuat hari-hari saya menjadi bergairah. Total hadiah yang diimingkan adalah sebesar dua setengah juta rupiah, dengan insert sebesar tiga puluh lima ribu. Lumayan sekali untuk menambal uang makan selama, kira-kira, dua bulan jika menang. Sudah satu minggu persiapan dilakukan dengan latih-tanding bersama anak tetangga sebelah kosan yang masih duduk di bangku kelas 6 SD. Bermodal kepercayaan diri yang membuncah tinggi karena hasil uji coba yang memihak 75% kemenangan berada di tangan, ---haaalaaaah… --- paling tidak, satu kaki sudah bisa di semifinal-lah.

Hari Minggu adalah hari perhelatan turnamen. Orang yang namanya disamarkan ini mendapat jadwal tanding sekitar ba’da Ashar, pukul setengah empat! Beruntunglah turnamen PS sepakbola kali ini masih memakai format PES tahun 2013, karena saya kurang paham bermain PES keluaran terbaru, yaitu yang 2014 atau 2015. Format kompetisinya sendiri memakai sistem Knock Out (K.O), yang terdiri dari 4 pool, dan juara masing-masing pool akan maju memperebutkan juara 1, juara 2, juara harapan 1, dan juara harapan 2.

Saya masuk Pool D. Berkat keyakinan yang sangat tinggi, maka saya putuskan memberi nama BERKAT YAQIN sebagai nama peserta turnamen. Filosofinya sudah jelas karena saya yakin, maka saya insya Allah menang. 

Pertandingan dimulai setelah Ashar, saya memakai tim Italia JUVENTUS F.C sebagai jagoan. Lawan pertama saya, mahasiswa fakultas Pertanian semester 6. Dia memakai tim Manchester City. Permainan dimulai. Bola dioper dari kaki ke kaki, kadang bola disambut kepala pemain virtual di layar LCD. Tiktak sana sini. Passing-shooting... Skor 3-0! Saya kena bantai. Menyedihkan, rupanya selama ini saya telah menilai diri terlalu tinggi, overvalued. Namun, tidak mengapa. Kekalahan saya tidak lantas membuat surut langkah. Malah saya berterima kasih karena saya dapatkan hikmah yang begitu banyak agar saya lebih berpikir, lebih bersemangat, dapat mengendalikan emosi, belajar dari pengalaman, melatih kesabaran, dan agar selalu menghargai orang lain.

Akhirnya, saya pulang ke kosan. Makan sore (kalau ada yang namanya makan sore), shalat, dan membaca buku. Lalu dilanjutkan mengisi teka-teki silang. Tidak lupa, malamnya, saya minum Indomilk rasa coklat.

Kamis, 09 April 2015

You know what they've done to boys like us in jail cause nothing on earth can hold Houdini a prisoner.

--------------------------------------------------------------------------
Assalamualaikum, 


Sengaja saya tuliskan surat, ini dari masa depan! Saya adalah dirimu yang berusia lebih tua darimu dan berada beberapa tahun dari waktu sekarang. Saya baik-baik saja, tapi saya tidak ingin memberitahukanmu apa pekerjaan dan bagaimana kondisi kehidupan kita sekarang. Saya tidak ingin membuatmu malas-malasan dan berserah pada keadaan.

Melalui surat ini saya memberikan sedikit kesan dan pesan sebagai panduan sekaligus mencegahmu melakukan kebodohan. Kita memang kepala batu, bahkan nasihat orang tua hanya akan mampir sejenak di telinga. Namun, semoga rangkaian kalimat yang tertuang di surat saya ini bisa melunakkan kerasnya kepalamu dan semoga kamu percaya apa yang saya katakan. Semoga juga kamu bisa berjuang hingga akhir supaya tidak akan ada yang akan kamu sesali setelah dewasa. Camkan!

Alejamaoelaj, memang di usiamu yang sekarang kamu sudah mulai mengenal banyak pilihan, namun ketahuilah bahwa ada konsekuensi besar yang datang sepaket bersamanya. Paman dari Peter Parker, si Spider-man itu, pernah bilang:"With great power comes great responsibility". Usia muda yang baru kamu jalani sekarang memang akan mengantarkanmu kepada banyaknya pilihan hidup. Bahkan, kamu sudah memiliki hak untuk memutuskan mana yang akan kamu jalani kemudian.

Jangan sampai hal yang kamu anggap baik di masa sekarang ternyata akan berpengaruh buruk bagi masa depan. Sebaiknya kamu memikirkan ulang segala langkahmu, supaya tidak termakan ego dan nafsu sesaat. Iya, saya paham, haqqul yaqin saya, usiamu sekarang ini membuatmu dipenuhi rasa ingin tahu berkat gelegak darah muda. Namun, sekali lagi, pikirkanlah apa yang akan kamu lakukan, gunakan masa depan sebagai pijakan dan pertimbangan. Jangan biarkan ego dan rasa ingin tahu melahapmu, menggerogoti, dan menghancurkan dirimu secara perlahan.

Kamu memang masih muda, tapi pada saatnya nanti kamu akan menua. Jagalah kesehatanmu mulai dari sekarang, selagi masih bisa. Apalah merokok itu???? Saya tahu, dulu kamu itu hanya ingin sok-sokan dengan bergaya macam pria yang kamu lihat di papan iklan rokok ---- saya beritahu, pria di papan iklan itu sebenarnya menyaru sebagai lelaki gagah, namun sudah impoten karena kegemarannya menghisap-isap asap.

 

Mungkin saat ini kamu masih muda dan dipenuhi dengan tenaga. Hal ini jangan membuatmu lengah. Esok saat waktunya tiba, kamu akan menua. Kesehatan yang kamu miliki sekarang tidak patut untuk disia-siakan.

Habiskanlah waktumu untuk menjelajah dunia dan berkarya. Ingat kamu hanya menjalani masa muda ini satu kali saja. Satu kali saja!

 

Pandai-pandailah memilih kawan karena mereka berpotensi membuatmu salah jalan, namun ada juga dari mereka yang justru dapat menuntunmu ke rute yang benar.

 

 

Saya paham, haqqul yaqin saya, usiamu yang sekarang sedang gemar-gemarnya merasa paling benar dan beradu pendapat dengan orangtua, tapi bahagiakanlah mereka selagi kamu masih bisa. Usia manusia ada pada Allah SWT dan tidak ada satupun manusia yang mengetahuinya. Ya, habiskan waktumu untuk membahagiakan orangtuamu selagi masih ada kesempatan dan jangan pernah menundanya. Tidak usah menunggu usiamu menua dan kamu lebih mapan dalam segi keuangan. Kamu bisa membahagiakan mereka mulai dari sekarang, selama mereka masih bisa menghela nafas. Bahagiakan mereka dengan limpahan waktu dan tenaga yang kamu punyai.

 

 

Camkan benar kata-kata saya ini, bro!

 

at Hipweee City, 23.04 p.m

--- berbaring malas di kasur empuk ---

Alejamaoelaj

dirimu yang tersayang, xxx

---------------------------------------------------------

Jumat, 14 November 2014

We sold what you thought we did not


"As a kid, I was top of my class. Not because I liked studying, but because I realized that an education was my best shot at getting out" --- Sles GN'R (1962- ...)
 

Surat dari Alejamaoelaj ---rupanya dia tidak ingin bertemu muka dengan aku, awas!---  tertanggal hari kesebelas bulan ini telah aku terima. Memasuki minggu kedua November, hawa terasa dingin dan banyak hujan. Basah. Burung manyar telah selesai membuat sarang. Buah Manggis mulai masak. Tidak biasanya memang, karena aku dan Alejamaoelaj seringkali saling berpacu memanjat batang manggis pada saat-saat seperti sekarang. Aku rindu padanya.
 



_______________________________________                    
11 November , 05.04 A.M GMT + 7 (Bangkok, Jakarta, Hanoi)

Assalamualaikum, bang Bojes.

Saya berteman dengan abang, telah mengaku bersaudara dengan abang karena saya tahu abang adalah teman yang akan mengajak saya menuju jalan kebaikan. Saya berkumpul, bergaul, dan bertanya hal-hal yang belum saya tahu pada abang. Melalui surat elektronik ini saya layangkan kabar bahwa adikmu ini baik-baik saja di rantau. Sengaja saya tak beritahu abang perihal alamat rumah saya sekarang karena saya khawatir abang akan mampir sesekali.

Di rantau ini, bang, sering sekali saya menyimak berita-berita dari kampung halaman. Saya juga tak lupa memantau karier abang yang lambat menanjak. Bang, di rantau sini, saya temukan orang yang rasanya pernah saya temui dulu, di Lauful Mahfudz. Seorang wanita yang mau menerima saya sebagai lelaki udik yang saya sendiri pun tidak bisa membasuh-basuhnya. Tekun sekali saya memperhatikannya. Saya
I’m in love, bang…I’m in love.


Saya beritahu, bang! Sejak kecil saya bercita-cita tinggi ingin membahagiakan keluarga. Saya menyambung kuliah. Saya cari beasiswa sampai setengah mati. Belajar sampai jungkir balik, dan akhirnya saya mendapat beasiswa dari pemerintah provinsi untuk melanjutkan sekolah ke jenjang strata 2. Saya sadar apa yang telah saya alami selama ini bukanlah saya sebagai diri saya. Beasiswa itu menawarkan semacam vantage point, sebuah kesempatan yang mungkin didapat oleh orang yang selalu mengembangkan dirinya sendiri. Alhamdulillah, ini berkat doa-doa nan panjang dari orangtua saya. Ibu dan Bapak adalah dua insan yang paling saya sayangi di muka bumi.

[Screenshoot SMS]

 
         Pesan pendek elektronik/SMS di saat Ayah mengirim uang


 

Bagaimana kabar, abang? ---(seharusnya inilah yang pertama dahulu harus kamu sampaikan, Lay!!!)--- Semoga abang Bojes baik-baik saja dan sehat wal ‘afiat. Aamiin. Bang, sekian dulu saya menulis surat ini. Saya mesti cepat-cepat kembali ke pasar, sekarang tampaknya giliran saya yang menjaga kios ikan. Wassalam.

_____________________________________



Bagi si Dungu, perjalanan panjang menuju ke atas dimulai dari penyadaran kekurangan dirinya. Sudahlah keluar banyak biaya kuliah, jatuh tempo lulus terlambat, prestasi kuliah tidak ada, pun setelah lulus bekerja membantu-bantu Bapak. Tapi biarpun begitu, semangat untuk merubah diri tidak pernah padam.