Tampilkan postingan dengan label i was child. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label i was child. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Juni 2015

Ganymede and Dione




the BERKAT YAQIN (foto: dokumen pribadi)




Pamflet yang menyiarkan akan diadakannya turnamen game PlayStation Pro Evolution Soccer  2013 (PES 2013) membuat hari-hari saya menjadi bergairah. Total hadiah yang diimingkan adalah sebesar dua setengah juta rupiah, dengan insert sebesar tiga puluh lima ribu. Lumayan sekali untuk menambal uang makan selama, kira-kira, dua bulan jika menang. Sudah satu minggu persiapan dilakukan dengan latih-tanding bersama anak tetangga sebelah kosan yang masih duduk di bangku kelas 6 SD. Bermodal kepercayaan diri yang membuncah tinggi karena hasil uji coba yang memihak 75% kemenangan berada di tangan, ---haaalaaaah… --- paling tidak, satu kaki sudah bisa di semifinal-lah.

Hari Minggu adalah hari perhelatan turnamen. Orang yang namanya disamarkan ini mendapat jadwal tanding sekitar ba’da Ashar, pukul setengah empat! Beruntunglah turnamen PS sepakbola kali ini masih memakai format PES tahun 2013, karena saya kurang paham bermain PES keluaran terbaru, yaitu yang 2014 atau 2015. Format kompetisinya sendiri memakai sistem Knock Out (K.O), yang terdiri dari 4 pool, dan juara masing-masing pool akan maju memperebutkan juara 1, juara 2, juara harapan 1, dan juara harapan 2.

Saya masuk Pool D. Berkat keyakinan yang sangat tinggi, maka saya putuskan memberi nama BERKAT YAQIN sebagai nama peserta turnamen. Filosofinya sudah jelas karena saya yakin, maka saya insya Allah menang. 

Pertandingan dimulai setelah Ashar, saya memakai tim Italia JUVENTUS F.C sebagai jagoan. Lawan pertama saya, mahasiswa fakultas Pertanian semester 6. Dia memakai tim Manchester City. Permainan dimulai. Bola dioper dari kaki ke kaki, kadang bola disambut kepala pemain virtual di layar LCD. Tiktak sana sini. Passing-shooting... Skor 3-0! Saya kena bantai. Menyedihkan, rupanya selama ini saya telah menilai diri terlalu tinggi, overvalued. Namun, tidak mengapa. Kekalahan saya tidak lantas membuat surut langkah. Malah saya berterima kasih karena saya dapatkan hikmah yang begitu banyak agar saya lebih berpikir, lebih bersemangat, dapat mengendalikan emosi, belajar dari pengalaman, melatih kesabaran, dan agar selalu menghargai orang lain.

Akhirnya, saya pulang ke kosan. Makan sore (kalau ada yang namanya makan sore), shalat, dan membaca buku. Lalu dilanjutkan mengisi teka-teki silang. Tidak lupa, malamnya, saya minum Indomilk rasa coklat.

Jumat, 15 April 2011

SUPER WOOFER (to get her & together ever)

Ini cerita tentang saudara angkat gw. Namanya Alejamaoelaj (baca: Ale-ya-ma-u-lay). Anaknya sok asik, kagak gaul, jalannya cepat kayak orang lagi dikejar debt collector, dan punya cacat dalam berkomunikasi. Semasa kecil ia bercita-cita pengen jadi gubernur lalu berambisi menjadi pemain sepak bola profesional, gitaris grup band rock, kekasih terhebat di universitas, dan lain-lain.

Setelah lulus kuliah, dan kebetulan sedang putus cinta, ia memutuskan untuk merantau ke Australia. Mencari kerja di sana, ia menganggap itu kesempatan emas sebelum nantinya menikah, meniti karier, membina keluarga, seperti orang pada umumnya.

Namun, kehidupan menemukan kejernihan dan kebahagiaannya sendiri setelah ia berada di hutan suku Aborigin, Australia, dan menempa diri dibawah bimbingan kepala suku (alm) Xing Qui Ciew Ah, master bumerang internasional, sosok yang sangat berpengaruh dan mentor bagi generasi ahli-ahli bumerang dunia.

Di negeri yang sangat asing itu, ia kerap makan ikan busuk, bergulat dengan udara panas dan lembab, menahan serangan nyamuk. Alejamaoelaj, saudara gw itu, terus berlatih. Akunya, semakin ia ditempa semakin ia senang dan bersemangat. Tampaknya ia mengalihkan diri.

Waktu berselang, Alejamaoelaj mulai bosan pada Australia. Dia berpikir untuk menjamah Asia, berkelana ke Jepang, dari utara Hokkaido sampai ujung selatan gunung Sakurajima, Kagoshima atau Okinawa. Dikumpulkannya uang dari hasil kerja part-time di toko kelontong MakuDonaredu (MacDonalds). Alejamaoelaj siap merambah Jepang.

Di Jepang, si kurus nekad itu baru tahu rasa. Salahnya sendiri datang ke Jepang pada musim panas. Namanya musim panas memang panas sepanas namanya. Alejamaoelaj, saudara gw itu, lantas dehidrasi nyaris menghadap Illahi lalu dibawa warga Jepang ke penampungan sosial.

Rupanya cerita orang asing yang hampir mati di Jepang itu cepat menyebar. Dan media massa yang seperti biasa selalu menghiperbolakan cerita membuat Alejamaoelaj terkenal. Dia yang mula-mula berniat hanya ingin melancong malah naik pamornya karena sekarat di negeri orang.

Sekarang, saudara angkat gw itu berlagak. Tidak mau pulang kampung. Berhembus kabar, dia sudah mapan di negeri rantau, punya rumah, mobil mewah, beristri perempuan manis berhidung mancung --- nanti beranak pasti mirip Takeshi Kashiwabara, katanya --- dan konon dia sedang mengerjakan doctoral program  untuk mendapat gelar PhD.


Jelas dia bersikeras melupakan masa lalu dan ingin terus maju.


HIDUP MAJU!!!!


-----------------------------___________

13 Januari 2006

Hai mai pren! Kenalkan nama saya Alejamaoelaj bin Muhammad Nuh.

Jadi gini, saya kenal dengan bang Nicholas waktu saya ikutan casting pilem "Kuntilanak Beranak". Waktu itu bang Nicholas blom terkenal kayak sekarang, yah... dia masih jadi figuran di pilem itu, kalo gak salah, jadi figuran papan penutup liang lahat! Ya, ya... saya ingat banget, waktu itu bang Nicholas disuruh asisten sutradara buat terlentang di kuburan trus ditimbun tanah, ampe dia megap-megap. HUahaaahahahahaha.... kasihan bang Nicholas, kasian, kasian.

Berhubung bang Nicholas pada saat itu pingsan kehabisan nafas, saya disuruh asisten sutradara bwt kasih nafas buatan. BUJUG BUNENG.......... . Saya diancam kagak lolos casting kalo nolak. Terpaksa dah saya lakukan. Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih. Bang Nicholas langsung sadar pas mulut saya mau saya sosor ke mulutnya dia. Fuihhhhh... Selamet dah.

Ternyata, bang Nicholas Syahroni orangnya cool busyet. Dia cerita tentang kariernya di pentas perpileman Indonesyah. Awal kariernya membintangi pilem Sang Pencari Nafkah (1995) jadi cameo, trus serial tipi Anakku Bukan Anakmu Gitu loh (1997) sebagai stuntman, Impian Chabellita (2001) sebagai pengisi suara Fulgosso (tokoh anjing Chihuahua), sampai yang terakhir jadi figuran di senetron kejar tayang. Dan ternyatanya lagi, kami sekampung, sekelurahan, kagak se-RT.


Lalu saya ceritakan tentang riwayat diri saya ke bang Nicholas. Saya datang ke Djakarta ini dengan berjalan kaki dan menumpang ama truk angkut barang. Tidur pun menumpang di dalam bedug mesjid. Saya sangat berharap nasib saya bisa berubah di rantau orang.


Namun, tujuan saya yang sebenarnya bukan hanya itu. Tujuan yang paling utama adalah saya ingin bertemu Oom Haji Rhoma Irama, meminta tanda tangan dan dengan sukarela agar diberi satu koleksi gitarnya. Tanda tangannya untuk ibu saya, gitarnya untuk bapak saya.

Saya ikut dengan bang Nicholas, bekerja magang jadi asistennya sambil berkuliah. Tawaran maen pilem sepi, dan saya yang dipersalahkan akibat sepinya lowongan maen pilem ini. Saya sangat sayang dengan bang Nicholas, saya terima saja pelampiasan amarahnya, walau di dalam hati saya mengumpat: "Hey YOU!!!! Emang loe nyang kagak laku jadi aktor! Tampang loe kagak menjual, tampang gak jelas kayak ramalan cuaca gitu malah pede banget pengen ngetop!  DAsar Kambing turik , donosaurus, berkali-kali ditolak cewek! What a f*%k off (Apaan kawin mati) !!!"

Akhirnya, setelah lulus kuliah saya putuskan berhenti bekerja pada aktor tidak laku itu. Saya ingin mencari suasana baru. Tidak akan pernah saya lupa pengalaman selama bersama dengannya. Terutama nasehat-nasehat bang Nicholas yang langsung kena di hati: "Jangan biarkan orang lain merenggut kebahagiaanmu dengan membuatmu marah, sedih, kecewa. Jangan bersedih! Karena kamu hanya bersedih sendirian. Terima dengan keikhlasan yang tulus dan bergembiralah! Selalu ingat untuk memandang tinggi ke bintang, bukan melihat ke bawah. Coba untuk mencerna apa yang kamu lihat dan tentang apa yang membuat semesta ada. Selalu penasaran!!! Jika kamu mau dan kamu mampu maka kamu pasti bisa. Dan betapapun sulit kehidupan, selalu ada sesuatu yang bisa dilakukan dan sukses."


Terima kasih untuk persaudaraan selama ini dan seterusnya, Bang! Do'akan saya selamat di negeri manapun saya berada yak!?


Adikmu yang tampan, 
xxx
 Alejamaoelaj
------------------------------------------------_______

Mimpi.

Selasa, 22 Februari 2011

Primary Priority and Powerfull

Aku terpekur setelah mencium kain sarung milik bapak yang sengaja ibu berikan padaku. Bau laki-laki yang menjadi penghadir atas diriku dan tiga orang adik merasuk ke hidung, ah... bau minyak rambut Brisk khas dirinya masih saja tersimpan. Ternyata sangat melelahkan harus ku hadapi kenyataan bahwa aku belum terbiasa dengan keadaan seperti ini, selalu terasa sesak di rongga dada. Sepertinya, ada sesuatu yang belum keluar secara lepas.

Dengarlah bapak dan ibu, aku, anakmu akan menerobos rintang hambatan, mencapai puncak yang belum kalian taklukkan! Bahwa aku akan sekolah setinggi-tingginya, menyibak ilmu yang belum ku tahu. Bukan hanya untuk meninggikan derajatku, tetapi juga untuk derajat orang tuaku. 

Aku berjanji pada bapak dan ibuku.

Setelah mencium wangi dari kain sarung milik bapak sekali lagi, timbul perasaan betapa aku sangat menyayangi kedua orang itu. Dua orang yang sangat aku kasihi. Orang tua kandungku.

Kamis, 09 September 2010

hyperinflation

Malam ini malam Raya, malam Idul Fitri 1431 H. Besok 1 Syawal. Ramadhan dan Lebaran tahun ini kayak biasa. Kecuali satu, gw ditawarin maen pilem:

PAK ATAR, THE LAST TUKANGBLENDER (gw jadi figuran).

---

Tahun 1997, gw masih duduk di kelas 2 SD waktu itu. Uang saku gw dikasi Rp 1.500;. Dengan uang seribu lima ratus itu, gw bisa beli semangkuk bakso seharga Rp 1.000 dan nasi bungkus sambal teri kacang Rp 500.

Jika gw kepingin makan sate AMIR (nama kedai sate yang paling terkenal di kampung halaman gw), maka gw harus menabung sampai Rp 3.500 demi seporsi sate. Caranya dengan menghemat jajan selama 3 hari. Esoknya, lebih sering pada akhir pekan, gw bisa membeli sepiring sate berkuah merah itu dengan tambahan kerupuk jangat. Shaaadaaaph...

Saat ini (2010), sate AMIR yang sama harganya sekitar Rp 10.000. Artinya jumlah ini setara dengan 2,87 kali harga sate tahun 1997.

Selasa, 28 April 2009

S.M.S (Save My Self)

Ada suatu kejadian dalam hidup gw yang bikin gw lebih bisa ngehargain hidup dan tahu tujuan hidup, bahwa hidup itu patut diperjuangkan dan hidup harus dihadapi dengan senyuman! Autoblackthrough.

...
Doeloe, ketika jaman gw SMA, gw sering hang out di malam hari n' pulang dini hari (pas siaran sepakbola mancanegara disiarin) ama temen-temen gank gw (Black Community)! Kerjaannya: kumpulin duit rame-rame trus beli gorengan n' duduk2 di tepi lapangan sepakbola, Ngerokok, dan banyak lagi kerjaan laen yang gak bermutu. Intinya, pengalihan pada hal-hal tertentu daripada pening mikirin UAN yang kian tahun jadi tambah berat angka nilai kelulusannya!

Gw udah dinasehatin ama ortu, tapi gw anggap angin lalu aja! Perlahan gw berubah... . Ortu gw udah kesal karena gw sering pulang larut malam, tetangga-tetangga sekitaran rumah udah pada ngadu ke ortu gw. Dikirain gw maling kali, suka jalan-jalan malam hari! (_padahal obsesi gw 'kan jd BATMAN!_)

Gw sering kena marah, n' derita gw smakin bertambah dengan kena semprot pake kata2 yg keluar dari mulut ortu gw yang (apesnya) muncrat-muncrat! Untung gw inget peribahasa yg diajarin guru SD, ''Sedia payung sebelum kena hujan ( muncratan orangtua)''. Jadi, baju gw gak bakalan basah. hehehe(_jas kiding Mak, Pak_). Gw bosan kena marah trus tiap hari. Mujur aja duit jajan kagak dikurangin... slamet, slamet... .

Tapi akhirnya, uang jajan gw kena PHK juga. Sebabnya, gw membangkang ama Bapak pas disuruh bersihin WC (sorry Dad!). Gw tengsin Cuy! Wajah ganteng gw yg mirip ama Robert Pattinson gini (_yang mau ngambil kantong plastik bwt muntah, gw tungguin... Cepetan! Gw mo lanjutin cerita neh!_) masa' disuruh bersihin WC!

Gw kena usir dari rumah n' gw pun minggat!!!

JRENG! JRENG!!! (MUSIK thriller: ON)
(_N.B: gw minggatnya gak jauh-jauh amat, cukup ke rumah nenek gw_) hehehe [:P]

Mak yang sayang banget ama gw, secara karena mirip Robert Pattinson, akhirnya ngejemput gw ke rumah nenek (_ini ceritanya gw ngambek, ogah pulang ke rumah (gengsian, karena udah diusir)_). Ngebujuk pulang -back to home- pake alasan ujian semester n' UAN udah deket sgala lage!!! Jadi, biar full konsentrasi belajarnya, kata Mak. ya udah deh, gw nurut.

Gw pulang n' sebagai anak berbakti, gw minta maaf ama Bapak. Gw peluk-pelukan ama Bapak, kemudian jongkok bwt bersimpuh. Niatnya mau nyentuh kaki Bapak gw (minta restu) dan menyedekapkan tangan di dada, tapi keburu dicegah ama beliau. Hiks, hix, hiks... dramatis banget waktu ntu...(_tapi, kok kayak ending pilem India yak!???_). Gw sadar gw salah. Dan, gw konsen ke sekolah. Belajar keras bwt persiapan menghadapi ujian semester n' akhir nasional! Lulus dan sekarang kuliah...

# Pesan moral:
Ridho orangtua juga sama aja ama ridho Allah SWT n' tujuan hidup loe ntu harus berbakti kepada orangtua dan kepadaNya.

Satu lagi kejadian yang bikin gw merasa harus memperjuangkan hidup adalah ketika gw ampir mati tenggelam.

Kelas gw di SMA sering ngadain acara jalan-jalan bareng kalo lagi musim liburan semester datang.
Tempat wisata yang dipilih kali ini adalah ojek, ehk...objek wisata Air terjun Pancaro Rayo. Air terjun ini dipilih karena letaknya yang extreme, jauhan dikit ke dalam hutan juga karena sensasinya yang exotic. Air terjunnya menghempaskan angin yang bercampur tetesan air, saking kencangnya gelombang kejut air dari atas.

Gw yang rada gokil (_lebih tepatnya ceroboh, bodoh, idiot, moron, dungu, ele. Ayo sebutin lagi!!!_) mencoba berenang dari kaki air terjun, ikut-ikutan temen gw, si Riki, yg udah nyebur duluan n' selamat sampe ke tepi! Gw nyebur, tapi gak sepenuhnya selamat! Pusaran air sekitaran air terjun narik gw ke arah kaki air terjun, tepat ke arah hempasan air terjun! Gw megap-megap cari pijakan yang celakanya gak ada sama sekali!

Kepala gw timbul-tenggelam di permukaan air. Cari napas susah!!! Gw berusaha minta tolong. Tapi, damn it! Teman-teman gw yang nonton di tepian malah ngira gw pura-pura tenggelam. Secara, gaya gw udah kayak gaya Michael Phelps nyebur di kali! Ditambah lagi, menurut kesaksian mereka, gw tenggelam kayak orang lagi ketawa! Bukannya gw ditolongin, malah gw disorakin kayak orang lagi nonton topeng monyet (_emangnya gw Sarimin apa!???_).

Tenaga gw abis, semua jadi gelap waktu ntu. Di benak gw terbayang sudah wajah-wajah orang yang gw sayangin n' gw kebayang juga headline koran yang bakalan memuat berita tentang gw: ''ROBERT PATTINSON MATI TENGGELAM''.

Gara-gara struktur mulut gw yang monyong (_oke, okehhh!!! Gw akuin dah! Puas?_), mangap di air pun disangka lagi ketawa juga! Bang-sat! Berkat pertolongan temen-temen gw (yang durhaka sesaat waktu ntu): Andry, Andreo, Davin, Eki, Egi, Fadli, Joko, Ncaik, Pesa, Rafio, n' Riki, gw selamat.
Thanx Bro!

# Pesan moral:
Hidup itu indah. Wajar dan sangat patut diperjuangkan!

Selasa, 10 Februari 2009

Tutttutara (Ketutu Nanggu' Tiara)

---
Begitu banyak harapan dan kenangan yang gw tinggalkan di kampung halaman, Kerinci. Tempat dimana gw akan selalu pulang. Tempat dimana gw selalu menandai cerah pagi di ufuk timur. Tempat dimana lidah gw ketagihan masakannya yang khas.
*mulai ngawur*

---

Gw adalah Hamid dalam roman Di Bawah Lindungan Ka'bah-HAMKA; gw adalah bola bowling yang harus menjatuhkan 2 pin bowling tersisa pada sisi yang berseberangan; gw manusia yang selalu tolol, bodoh, dan moron pada saat penting dan situasi terhormat.

---
Waktu zaman gw TK, gw punya temen (anak tetangga sebelah rumah) yg sering gw jahilin.hehehe. Dari mulai gw jitak kalo lagi kalah maen boncet (petak umpet) hingga sarang tawon yg gw lempar pake batu ampe ntu anak tetangga lari-lari kesakitan kena serbu disengat tawon ngamuk!hahaha.*senyum kemenangan*

Sekarang, gw malu n' segan berat kalo ketemu ama dia (si anak tetangga tersebut.RED). Maapkan aku. Itu semua kulakukan karena waktu itu aku belom dijampi-jampi.